Title:


Persepsi mahasiswa tentang pernikahan dini (studi deskriptif di 4 program studi Universitas Islam Sultan Agung Semarang)


Author:


Mail Salsabila Lintang Pranandia(1*)
Mail Noveri Aisyaroh(2)
Mail Orcid Kartika Adyani(3)

(1) Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
(2) Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
(3) Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract views : 16

Abstract


Latar belakang: Tingginya pernikahan dini berdampak pada kesehatan ibu dan anak, persepsi yang baik tentang kesehatan reproduksi bisa mencegah terjadinya pernikahan dini, persepsi remaja masih belum baik tentang pernikahan dini. Tujuan penelitian: Menganalisis persepsi mahasiswa tentang pernikahan dini di 4 program studi Universitas Islam Sultan Agung semarang. Metode: Deskriptif kuantitatif dengan metode cross sectional. Jumlah sampel 84 responden yang diambil secara purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan metode kuesioner. Instrumen menggunakan kuesioner persepsi tentang pernikahan dini. Data dianalisis dengan menggunakan uji univariat. Hasil: persepsi kognitif paham sebanyak 78 responden (92,9%), persepsi afektif tidak mendukung sebanyak 61 responden (72,6%), persepsi konatif baik sebanyak 72 responden (85,7%) Simpulan: remaja sudah memiliki persepsi kognitif, afekif , dan konatif yang baik tentang pernikahan dini, namun sebagian persepsi masih belum cukup baik tentang pernikahan dini. Disarankan remaja untuk melakukan kegiatan positif yaitu dengan mendalami minat dan bakat serta norma agama.

Keywords


Pernikahan Dini;Remaja;Persepsi Kognitif;Persepsi Afektif;Persepsi Konatif;

References


Ali, M. A., & Asrori, M. (2016). Psikologi remaja : Perkembangan peserta didik. PT Bumi Aksara. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=671719

Ayu Nyoman Saskara, I. (2018). Pernikahan Dini dan Budaya. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 11, 117–123. https://doi.org/10.24843/JEKT.2018.v11.i01.p09

Badan Peradilan Agama. (2023). Dispensasi Pernikahan Anak. http://kinsatker.badilag.net/JenisPerkara/perkara_persatker/362/2022

Bahar, A., Tarigan, G., & Bangun, P. (2014). Identifikasi Faktor Pendorong Pernikahan Dini dengan Metode Analisis Faktor. Saintia Matematika, 2(1), 1–11. https://media.neliti.com/media/publications/221389-identifikasi-faktor-pendorong-pernikahan.pdf

Bhramitasari, W., Dewantiningrum, J., & Nuggetsiana, A. (2013). Perbedaan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Mahasiswa Fakultas Kedokteran Dan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. 1–25. http://eprints.undip.ac.id/37429/1/Weka_Bhramitasa.pdf

Darnita. (2013). Gambaran Faktor-faktor Penyebab Pernikahan Dini di Kemukiman Indrajaya. Jurnal Ilmiah Kebidanan Stikes U’Budiyah Banda Aceh. https://www.scribd.com/doc/220674215/DARNITA-darnita-jurnal

Dewi, I. S., & Putra, S. (2020). Persepsi Masyarakat tentang Pernikahan Dini Ditinjau dari Latar Belakang Budaya (Batak dan Jawa). BEST Journal (Biology Education Science & Technology), 3(1), 112–119. https://doi.org/https://doi.org/10.30743/best.v3i1.2486

DP3A Kota Semarang. (2020). Fenomena Pernikahan Dini. https://dp3a.semarangkota.go.id/blog/post/fenomena-pernikahan-usia-dini

Ekawati. (2017). Sikap Remaja Putri terhadap Pernikahan Dini di Dusun Wonontoro Desa Jatiayu. Journal of Health (JoH), 4(1), 1–59. https://doi.org/10.30590/vol4-no1-p35-41

Hasanah, & Dwi Erliana, Y. (2023). Gambaran Keharmonisan Pasangan Pernikahan Dini ditinjau Dari Usia Ketika Menikah. Symposium of Psychology and Humanities, 1(6), 212–222. http://conference.uts.ac.id/index.php/Student/article/view/631

Hayati, S. A., & Prasetia, M. E. (2023). Pengaruh Usia terhadap Kesiapan menikah pada Wanita Remaja. Jurnal Consulenza:Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 6(2), 224–233. https://doi.org/https://doi.org/10.56013/jcbkp.v6i2.2309

Hermambang, A., Ummah, C., Gratia, E. S., Sanusi, F., Ulfa, W. M., & Nooraeni, R. (2021). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pernikahan Usia Dini di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(1), 1–12. https://doi.org/10.14203/jki.v16i1.428

KemenPPPA. (2022). Perkawinan Anak Ancam Masa Depan Anak. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/3753/menteri-pppa-perkawinan-anak-ancam-masa-depan-anak

Komnas Perempuan. (2021). Perempuan Dalam Himpitan Pandemi: Lonjakan Kekerasan Siber, Perkawinan Anak, dan Keterbatasan Penanganan di Tengah Covid-19, Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan Tahun 2020 (Vol. 1, Issue 3). https://komnasperempuan.go.id/uploadedFiles/1466.1614933645.pdf

Kurniawati, N., & Wardani, R. A. (2021). Hubungan Faktor Ekonomi Terhadap Terjadinya Pernikahan Dini di Kota Mojokerto. Jurnal Keperawatan, 30–39. http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/jk/article/view/156/147

Kurniawati, N., & Yahya Ardiansyah, R. (2021). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin terhadap Kesiapan Menikah Calon Pengantin di Kota Mojokerto. Health Science Development Journal, 10–20. https://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/HSDJ/article/view/155/146

Lating. (2018). Konflik Sosial Remaja Akhir (Studi Psikologi Perkembangan Masyarakat Negeri Mamala dan Morella Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah). FIKRATUNA : Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.33477/fkt.v8i1.347

Nabila, S. (2022). Perkembangan Remaja Adolescense. March. https://www.researchgate.net/publication/359369967_PERKEMBANGAN_REMAJA_Adolescense

Oktaviani, D. T., Alviawati, E., & Hastuti, K. P. (2016). Persepsi Pelajar SMA Negeri 1 Banjarmasin dan SMA Negeri 2 Banjarmasin terhadap Pernikahan Usia Dini. Jurnal Pendidikan Geografi, 3(1), 257–260. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v3i1.1318

Pohan, N. H. (2022). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Terhadap Remaja Putri. Jurnal Endurance, 2(3), 424–435. https://doi.org/10.22216/jen.v2i3.1172

Rinta, L. (2015). Pendidikan Seksual Dalam Membentuk Perilaku Seksual Positif Pada Remaja Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Psikologi Remaja. Jurnal Ketahanan Nasional, 21(3), 163. https://doi.org/10.22146/jkn.15587

Taufik, M., Stiani, H., & Hernawan, A. D. (2018). Pengetahuan, Peran Orang Tua dan Persepsi Remaja terhadap Preferensi Usia Ideal Menikah. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(3), 63–69. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i2.77

UNFPA. (2022). Child marriage - Frequently Asked Questions. https://www.unfpa.org/child-marriage-frequently-asked-questions

Wa Ode Wati, N. (2019). Pengaruh Perkawinan Usia Muda terhadap Pola Asuh Keluarga Di Kota Baubau. Kybernan : Jurnal Studi Kepemrintahan, 2. https://doi.org/https://doi.org/10.35326/kybernan.v4i1.309


Article Metrics

Abstract view : 16 times

Cited By

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Kebidanan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Riset Kebidanan Indonesia


Indexing by:

ipiii.png Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Jurnal Riset Kebidanan Indonesia

Diterbitkan oleh:
AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292.
Telp. (0274) 4469199; CP: 081236093816; Email: aipkemajrki@gmail.com; dewik.2011@gmail.com


Creative Commons License
This work (Jurnal Riset Kebidanan Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.